Mengapa Review Lingkungan dari User Itu Penting?

- Maret 30, 2019

Ketika ingin membeli barang, smartphone misalnya,  browsing tentang review dari user atau pengguna  selalu tak terlewatkan.  Hal ini karena, calon user tentu tidak ingin membeli kucing dalam karung. Disadari atau tidak, hasil review suatu produk telah menjadi penentu utama preferensi user dalam membeli produk.

Saya contohnya, ketika ingin mengganti smartphone lama karena ngak kuat lagi hidup bersama, awalnya saya tertarik ke smartphone besutan salah satu  pioneer  telepon pintar.  Preferensi saya awalnya lebih didorong karena ingin bernostalgia dengan merek telepon genggam pertama yang saya miliki.  Selain itu,modelnya juga ngak kala dengan yang lain

Tetapi,  iseng-iseng saya mencari review smartphone tipe tertarget.  Dan hasilnya, hampir semua user  kecewa dengan performanya. Akhirnya preferensi saya berpindah ke lain hati.  Setelah membaca beberapa review dan membandingkan dengan spesifikasi yang saya butuhkan, pilihan saya jatuh ke SAMSUNG GALAXY M20.  Jadilah dia teman hidup saya sampai sekarang ini, atas izin istri tentu saja.Hehehe

Di sini saya tidak ingin bercerita detil mengapa dan apa kelebihan smartphone pilihan saya.  Tetapi saya ingin bercerita tentang suatu hal menarik dari "Review Smartphone" oleh User.

Hal yang menarik adalah, ternyata seluruh review yang saya baca, tidak ada satu pun yang mereview dari aspek lingkungan.  Semua review fokus pada spesifikasi dan performance dari produk.  Sebagai seorang environmentalis, fenomena user-user seperti ini sangatlah miris, di tengah keprihatinan masyarakat global terhadap isu lingkungan.  Harusnya sebagai user yang baik, perhatian atau review tidak hanya dari aspek performance yang cenderung untuk kepentingan pribadi user,  tetapi juga penting dari segi lingkungan.  Hal ini karena kepedulian terhadap aspek lingkungan adalah bentuk kepedulian user  terhadap kepentingan publik secara umum yang membutuhkan lingkungan sehat.

Sekarang pertanyaannya adalah apa sih perlunya review lingkungan dari user atau konsumen di dunia daring? Apakah iya, review lingkungan di dunia daring akan berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan lokal apalagi global?

Jawaban sederhananya gini...

 Sekarang kita sedang memasuki era Industri 4.0, di mana preferensi dan perilaku  konsumen atau user dalam membeli barang akan memengaruhi perilaku produsen atau industri.  Produk/barang yang diproduksi akan menyesuaikan dengan permintaan dan keinginan sang user.  Gejala ini mulai terlihat dari semakin menjamurnya lembaga survey (survey daring khusunya) yang fokusnya ke perilaku konsumen.  Lembaga-lembaga ini banyak di hire oleh industri untuk tujuan tersebut.  Jadi lembaga ini menjamur karena ada permintaan data dan informasi perilaku konsumen dari industri.

Nah...disinilah peran kita sebagai user untuk melakukan review lingkungan di dunia daring terhadap suatu produk yang digunakan.  Mengapa dunia daring? karena dunia daring saat ini boleh dibilang suatu ekosistem baru yang sangat memengaruhi perilaku manusia. Review lingkungan  tujuan adalah menggunakan sisi keramahan produk terhadap lingkungan untuk mempengaruhi preferensi calon user dalam membeli produk/barang.  Ketika ini berhasil, maka industri dengan sendirinya akan mempertimbangkan sisi keramahan lingkungan terhadap suatu produk.  Hal ini karena produk ramah lingkungan telah menjadi permintaan konsumen. Pada akhirnya akan tercipta suatu situasi di mana produk-produk yang diciptakan industri lebih  ramah lingkungan sehingga laju kerusakan lingkungan dapat ditekan karena perilaku user-user yang budiman.

So...sebagai user yang baik, tunggu apa lagi, mari membudayakan review lingkungan terhadap produk yang kita gunakan untuk memberi informasi kepada calon user.  Harapan dari cara sederhana ini adalah agar Bumi semakin baik sehingga tetap hijau seperti sedia kala.





EmoticonEmoticon

This Newest Prev Post
 

Start typing and press Enter to search