Header Ads

Sesungguhnya, Bersama Kesulitan Itu Ada Kemudahan Menyertainya

Data demi data tertentry oleh jari jemari yang bergerak tak henti sejak sebelum subuh tadi. Yah...hari ini dikejar deadline bahan bimbingan tesis. Janjian dengan pembimbing sudah dari kemarin.  Hari ini, Kamis selepas makan siang tempatnya di Saung yang telah menjadi saksi bisu lahirnya puluhan bahkan mungkin ratusan tugas akhir, tesis, bahkan disertasi.

Sumber : /annisareswara.wordpress.com
Entry data terpikir akan cepat saja, tetapi ternyata ngak secepat yang dibayangkan. Hingga subuh cuma bisa memperbaiki kesalahan analisis vegetasi doang.  Akhirnya harus lanjut lagi sehabis jogging di pagi yang tak biasa.  Kenapa tak biasa, karena pagi ini langit begitu cerah, tak seperti langit pagi kota bandung biasanya di bulan ini yang selalu mendung tak kunjung hujan atau bahasa saya hujannya php.
Waktu terus berlalu, menjelang siang, bahan bimbingan selesai juga

Print...print....
Check and recheck...

Singkat cerita, setelah menunggu Bapak kelar rapatnya, akhirnya bisa bimbingan juga.
Satu per satu data diperiksa sampai akhirnya ditemukan titik krusial, ternyata variabel independennya terlihat ngak linear dengan variabel respon.
Mutar otak klo ngak mau mundur kebelakang mesti dilakukan.
Gimana caranya supaya data ini bisa menjelaskan tujuan penelitian tanpa variabel independen yang ngak sejalan dengan respon...
Sekian lama berfikir bersama, jalan keluar belum juga ditemukan,

"Kamu lanjut saja ambil datanya
Nanti kita pikirkan gimana caranya"
Kata pembimbing

Stress...udah pasti
bingung...pasti iya...
dan akhirnya laptop saya matiin
mood ngak ada lagi ngerjain tesis
Segera saya jalan ke lantai bawah, pingin cari hiburan or recharge semangat
minimal ngeliat teman-teman yang juga pusing dengan tesisnya
terutama yang ngejar wisuda bulan April...
Setelah ketawa-ketiwi bentar, stressnya ngak hilang-hilang
Akhirnya seperti biasa ambil langka kedua ngilangin stress
Ambil tas, masukin laptop + buku-buku dan tetek bengeknya
dan Pulaaaanggggg !!!!!

Sesampai di kost, selonjoran di kasur yang menurut teman terlalu tipis menjadi pilihan paling favorit mengusir stress
Yah...Selonjoran berharap bisa tertidur agar stress hilang adalah cara saya menghilangkan stress selama ini. Sehabis tidur biasanya pikiran lebih fresh from the oven dan terkadang setelah itu ada inspirasi pemecah masalah.
Tapi kali ini, walau badan terasa cape', mata ngak bisa merem-merem juga.  Pikiran kemana-mana mencari solusi yang tak kunjung ditemukan.

Disaat badan bolak balik, kira kanan seperti cacing kepanasan, tiba-tiba, saya teringat sebuah ayat di Surah Al Insyirah ayat 5 yang kurang lebih artinya begini
" Sesungguhnya setiap kesulitan itu ada kemudahan menyertainya" ayat ini bahkan diulang lagi pada ayat ke-6 dalam surah tersebut. Singkat cerita saya disadarkan oleh ayat ini. Sebagai seorang muslim yang selalu membaca ayat ini harusnya menjadikannya sebagai penyemangat dikala ada kesulitan. Ayat ini bagi saya ternyata cukup memberikan motivasi dan ampuh menghilangkan stress hari ini .

Jalan keluar terus saya cari sambil selonjoran dengan pikiran lebih rilex, dan...
Akhirnya, ide pun muncul juga.  Munculnya seperti gelandang serang dalam permainan bola yang"Coming from behind".  Idenya ternyata sederhana saja, tetapi ngak kepikiran dari tadi.Walaupun ide ini mungkin belum tentu disetujui pembimbing, setidaknya saya ada bahan untuk bimbingan pekan depan.  Saya berharap ide ini adalah kemudahan yang menyertai kesulitan itu, Semoga.
Amiiin. Amiin. Amiin

                                                                                                                     Bandung, River Side 11 : 11




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.