Cara Praktis Rimbawan Beramal Jariyah

- Juni 07, 2020
Oleh : Taufik Mubarak (Rimbawan)
Bukan hanya jalan menuju Roma yang banyak sebagaimana kata pujangga. Jalan beramal jariyah pun juga banyak, jika manusia mau melewatinya.  Keistimewaan amal jariyah dibanding amal-amal lainnya adalah pahalanya tak terputus selagi obyek yang dihasilkan masih berdaya guna.
Bagi rimbawan yang menjadikan Islam sebagai jalan hidup, Tuhan telah memberikan jalan beramal jariyah. Salah satunya dengan menumbuhkan pohon.  Di sini saya sengaja memakai terminologi menumbuhkan bukan menanam karena menanam saja tidak cukup untuk dapat menikmati pahala dari amal jariyah. Diperlukan pohon yang tumbuh pemberi maslahat kepada makhluk lain.  Terkait hal tersebut Rasulullah SAW bersabda :
 “Tidaklah seorang muslim menanam suatu pohon melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Muslim Hadits no.1552)
Namun sekedar menumbuhkan pohon saja pun masih tidak cukup untuk mendapatkan legalitas amal jariyah. Diperlukan ritual khusus sebelum menanam yaitu meluruskan niat sebelum menanam untuk menumbuhkan pohon. Niat menanam dan menumbuhkan pohon semata-mata ditujukan untuk beribadah kepada Allah SWT sebagai manifestasi perintah untuk menjaga semesta alam. Jadi ketika melakukan aktivitas menumbuhkan pohon, jangan hanya sekedar ikut-ikutan saja atau sebatas pencitraan di medsos belaka.
Jalan beramal dengan menumbuhkan pohon ketika direnungkan lebih mendalam adalah salah satu bentuk keadilan Tuhan kepada hamba-Nya.  Hal ini karena untuk menunaikannya tak perlu biaya besar sebagaimana membangun jembatan misalnya. Jadi semua diberi kesempatan dan tempat untuk beramal jariyah. Baik orang kaya maupun orang serba kekurangan. 
Coba bayangkan berapa banyak pundi-pundi pahala yang terkumpul jika seseorang berhasil menumbuhkan satu pohon saja. Di pohon tersebut setiap hari burung bertengger, dedaunannya menghasilkan oksigen, akarnya menahan erosi sekaligus mencegah banjir. Kemudian pohon tersebut berkembang menjadi puluhan bahkan ratusan anakan baru yang tentu jika memberikan maslahat bagi makhluk lain akan melipatgandakan tabungan pahala orang yang menumbuhkan indukannya.  
Jadi tunggu apa lagi saatnya menumbuhkan pohon selagi hayat masih dikandung badan. 


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search